Jumat, 22 Desember 2017

Mantap, 7 Peralatan Tepat Guna Ini Buatan Siswa SMK Muhammadiyah Bawang Loh


* Diproduksi untuk Pertanian

BATANG – Jauh dari pusat kota ternyata tak menjadi penghalang kreativitas dan inovasi. Terbukti, para siswa SMK Muhammadiyah (SMKM) Bawang sukses merancang dan menciptakan sejumlah produk mekanik peralatan tepat guna yang bisa didayagunakan untuk pertanian.



Kamis (21/12) kemarin, tujuh produk mesin itu dilaunching oleh Wakil Bupati Batang, H Suyono S IP M Si. Ketujuh produk tersebut, yakni mesin corn sheller, Corn Sheller Kelobot, Pengempung jagung atau pengepres emping dan jagung, Power Tresher, Pedal Treesher Bermotor, dan Bed Dryer Appo Mini.

“SMK Muhammadiyah Bawang ini letaknya sangat jauh dari pusat kota Batang, tetapi nyatanya mampu berkreasi dan berinovasi dengan karya nyata. Ini prestasi yang membanggakan. Insya Allah, sebagai bentuk dukungan, Pemkab akan mengalokasikan bantuan Rp 100 juta,” kata Wabup disambut tepuk tangan yang hadir.

Wabup juga mengapresiasi kiprah Muhammadiyah yang telah melahirkan amal usaha pendidikan sangat banyak guna mendidik generasi bangsa. Dia meminta SMKM Bawang tak membeda-bedakan penerimaan peserta didik, baik bodoh ataupun pintar, miskin atau kaya. “Terima siswa sebanyak-banyaknya, lalu didiklah mereka untuk menjadi generasi berkeunggulan,” pesannya.

Dia berharap, produk-produk SMKM Bawang itu bisa dipasarkan bersama, tidak hanya oleh sekolah. “Dari SMKM Bawang kita bisa belajar, jangan hanya menjadi pemakai teknologi, tapi ciptakanlah teknologi itu,” tukasnya.



Ketua PDM Batang, Drs H Nasikhin MH, mengatakan, melalui amal usaha yang tersebar di seluruh Indonesia, baik di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, maupun pembangunan ekonomi, Muhammadiyah ingin terus menciptakan keunggulan-keunggulan yang maslahat. Keunggulan itu juga mensyaratkan daya saing yang tinggi.



“Termasuk lembaga pendidikan di era global sekarang ini, mau tak mau harus harus berorientasi pada kualitas, kreativitas dan inovasi. Amal usaha Muhammadiyah juga wujud dari spirit rahmatan lil alamin, sehingga pelayanannya tidak membeda-bedakan,” ucapnya.

Kepala SMKM Bawang, Imam Pamungkas, mengungkapkan, tujuh produk mekanik buatan sekolahnya sudah siap dipasarkan dengan harga terjangkau. Mesin pengemping melinjo misalnya, hanya dibanderol Rp 9,375 juta. untuk penggiling padi dipatok Rp 9,812 juta, mesin pemipil jagung Rp 18,750 juta, dan lainnya.

“Prinsip, semua produk sudah siap dipasarkan, tetapi kita memang belum bisa memproduksi massal. Produksi kita sementara disesuaikan dengan pemesanan,” katanya.



Acara launching sendiri dihadiri Camat Bawang, Yarsono, dan jajaran Muspika, sejumlah pengurus PDM Batang dan sejumlah PCM. Komite sekolah yang diketuai Umar Hamsah juga ikut meramaikan. (sef)

sumber: http://radarpekalongan.co.id/9100/mantap-7-mesin-peralatan-tepat-guna-ini-diciptakan-smkm-bawang/